Eksplorasi visual dan edukatif tentang kekayaan mangrove Segara Anakan
Deskripsi/Sinopsis
Mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir yang berdiri di antara darat dan laut. Ia adalah pelindung pantai, penopang kehidupan masyarakat, rumah bagi beragam fauna, sekaligus lanskap alam yang menyimpan keindahan luar biasa. Buku ini mengajak pembaca melihat mangrove dari sudut yang lebih luas: bukan hanya sebagai ekosistem, tetapi juga sebagai warisan alam yang layak dihargai dan dinikmati.
Berangkat dari ketertarikan untuk mendata sekaligus mendokumentasikan kekayaan mangrove di Cilacap, IKAMaT menyusun buku ini sebagai sajian yang informatif dan menarik. Kawasan Segara Anakan yang dikenal sebagai wilayah mangrove terlengkap dan terluas di Jawa Tengah menjadi pusat perhatian utama, dengan visual dan informasi yang membantu pembaca memahami kondisi umumnya secara lebih dekat.
Hasil pendataan yang menemukan kurang lebih 54 spesies mangrove, terdiri atas mangrove mayor, minor, dan asosiasi, menjadikan buku ini memiliki nilai penting sebagai panduan sekaligus dokumentasi. Bukan hanya menambah wawasan, buku ini juga membuka ruang apresiasi bahwa keindahan mangrove dapat menjadi pintu masuk untuk tumbuhnya kepedulian terhadap masa depan pesisir.
Informasi Produk
- Judul: Pesona Keindahan Mangrove di Cilacap
- Penulis/Penyusun: Efendi, G. R., et al
- Penerbit/Sumber: IKAMaT
- Tahun: 2020
- Format: PDF
- Ukuran/Format Tampilan: B5
- Jumlah Halaman/Data: 74 halaman
- Bahasa: Indonesia
Keunggulan
- Menyajikan dokumentasi visual dan informasi mangrove secara menarik
- Membahas kawasan Segara Anakan yang kaya dan penting secara ekologis
- Memuat hasil pendataan sekitar 54 spesies mangrove
- Dapat digunakan sebagai panduan jenis mangrove untuk akademis maupun umum
- Mendorong apresiasi dan kepedulian terhadap keindahan ekosistem pesisir
Harga
Donasi minimal Rp100.000
Catatan
Buku ini menunjukkan bahwa keindahan dapat menjadi jalan awal menuju kepedulian. Dengan mengenal mangrove bukan hanya dari fungsi ekologisnya, tetapi juga dari pesona visual dan kekayaan spesiesnya, pembaca diajak melihat bahwa menjaga pesisir berarti juga menjaga harapan untuk masa depan.



