Kajian Valuasi Ekonomi Mangrove di Muara Gembong

Kajian Valuasi Ekonomi Mangrove di Muara Gembong

Kajian ilmiah tentang nilai ekonomi mangrove sebagai dasar memahami manfaat ekologis dan sosialnya

Deskripsi/Sinopsis
Publikasi ini membahas valuasi ekonomi mangrove sebagai instrumen untuk mengukur nilai fungsi hutan mangrove di kawasan Desa Pantai Mekar, Bekasi. Melalui pendekatan nilai manfaat langsung dan tidak langsung, kajian ini memberikan gambaran yang lebih terukur tentang besarnya kontribusi ekosistem mangrove terhadap kehidupan ekonomi dan lingkungan pesisir.

Penelitian ini mengidentifikasi berbagai manfaat langsung, seperti tambak udang, tambak bandeng, tambak rumput laut, penangkapan rajungan, bibit mangrove, kayu bakar, dan pemancingan. Selain itu, kajian ini juga menyoroti manfaat tidak langsung yang tidak kalah penting, seperti fungsi breakwater, nilai keanekaragaman hayati, dan penyerapan karbon.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai manfaat terbesar berasal dari manfaat langsung, khususnya tambak bandeng, sementara total nilai manfaat ekonomi hutan mangrove di Desa Pantai Mekar mencapai angka yang sangat signifikan. Publikasi ini relevan sebagai rujukan bagi pembaca yang ingin memahami bahwa mangrove bukan hanya bernilai ekologis, tetapi juga memiliki kontribusi ekonomi yang nyata dan besar.

Informasi Produk

  • Judul: Kajian Valuasi Ekonomi Mangrove di Muara Gembong
  • Penulis/Penyusun: Prayogi, H., et al
  • Penerbit/Sumber: IKAMaT
  • Tahun: 2016
  • Format: PDF
  • Ukuran/Format Tampilan: A4
  • Jumlah Halaman/Data: 6 halaman
  • Bahasa: Indonesia

Keunggulan

  • Menyajikan pendekatan valuasi ekonomi mangrove secara jelas dan terukur
  • Membahas manfaat langsung dan tidak langsung dari ekosistem mangrove
  • Memuat data nilai ekonomi yang relevan untuk kajian dan perencanaan
  • Menunjukkan kontribusi mangrove terhadap ekonomi pesisir secara nyata
  • Bermanfaat untuk akademisi, peneliti, praktisi lingkungan, dan pengambil kebijakan

Harga
Donasi minimal Rp10.000

Catatan
Kajian ini menegaskan bahwa mangrove tidak hanya penting untuk dijaga karena fungsi ekologisnya, tetapi juga karena nilai ekonominya yang besar bagi masyarakat pesisir. Dengan memahami nilainya secara lebih konkret, upaya perlindungan dan pengelolaan mangrove dapat dibangun dengan landasan yang lebih kuat dan lebih meyakinkan.

Scroll to Top