Kajian ilmiah tentang struktur vegetasi dan komposisi mangrove di kawasan pesisir Bekasi
Deskripsi/Sinopsis
Publikasi ini menyajikan gambaran ilmiah mengenai struktur dan komposisi vegetasi mangrove di Desa Pantai Mekar dan Pantai Harapan Jaya, Kabupaten Bekasi. Sebagai ekosistem peralihan antara darat dan laut, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan wilayah pesisir, baik secara fisik, biologis, maupun ekonomi.
Penelitian dilakukan pada Agustus 2016 di tujuh lokasi pengamatan, dengan menggunakan metode stratified random sampling untuk mengidentifikasi vegetasi pada tingkat pohon, sapling, dan seedling. Pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang kondisi mangrove di lapangan, mulai dari struktur tegakan hingga komposisi jenis yang membentuk ekosistem tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya sedikitnya 17 famili dan 23 spesies mangrove, dengan dominasi Avicennia alba dan Avicennia marina. Data ini menjadikan publikasi ini relevan sebagai rujukan bagi pembaca yang membutuhkan informasi ilmiah tentang keanekaragaman, kerapatan, distribusi diameter batang, dan tinggi pohon di kawasan mangrove Bekasi.
Informasi Produk
- Judul: Struktur dan Komposisi Mangrove di Bekasi
- Penulis/Penyusun: Pribadi, R., et al
- Penerbit/Sumber: IKAMaT
- Tahun: 2016
- Format: PDF
- Ukuran/Format Tampilan: A4
- Jumlah Halaman/Data: 9 halaman
- Bahasa: Indonesia
Keunggulan
- Berbasis penelitian lapangan dengan metode yang jelas dan sistematis
- Menyajikan data struktur vegetasi dan komposisi mangrove secara ilmiah
- Memuat informasi keanekaragaman jenis pada kawasan pesisir Bekasi
- Relevan untuk penelitian, edukasi, dan perencanaan konservasi
- Bermanfaat bagi akademisi, mahasiswa, praktisi lingkungan, dan pemerhati pesisir
Harga
Donasi minimal Rp10.000
Catatan
Publikasi ini memperlihatkan bahwa pemahaman terhadap mangrove harus dibangun di atas data yang akurat dan terukur. Dengan kajian seperti ini, upaya konservasi dan pengelolaan pesisir dapat dilakukan dengan landasan ilmiah yang lebih kuat serta lebih bertanggung jawab terhadap masa depan ekosistem mangrove.



